Polres

Polres Lampung Timur

Obyektif, Dipercaya, Partisipasi
  • Main Menu

Bhabinkamtibmas dan Babinsa gotong keranda Korban perampokan BRI-Link

https://www.polreslampungtimur.com/upload/berita/97e42ba1e44eafa8b066366ebf316161.jpg

Keluarga korban perampokan BRI-Link di Desa Tambah Subur, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, meminta aparat kepolisian segera membekuk, serta menghukum seberat-beratnya pelaku penembakan sadis, yang mengakibatkan LA meninggal dunia.

Permohonan tersebut disampaikan pihak keluarga LA, disela-sela prosesi persiapan pemakaman, di rumah duka, di Desa Toto Projo, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, pada Sabtu (22/1) pagi.

“Kami berharap pelaku bisa segera tertangkap, dan dijatuhi hukuman seberat-beratnya, jika perlu ditembak mati,” ujar pihak keluarga LA.

Peristiwa naas tersebut, diduga berawal pada Jumat (21/1) pagi, saat pelaku yang mengendarai Sepeda Motor warna merah, mendatangi Kios BRI-Link dan menyatakan akan menarik uang tunai sebesar 100 juta rupiah, tetapi korban mennyatakan baru bisa menyiapkan uang tersebut pada sore hari.

Pada Jumat (21/1) sore harinya, pelaku kembali mendatangi Kios BRI-Link tersebut, dan diduga melakukan aksi perampokan, dengan cara merebut, serta berupaya membawa kabur uang tunai sebesar 50 juta rupiah.

Korban yang mengetahui aksi kejahatan tersebut, sempat mengejar dan berusaha merebut kembali tas berisi uang tunai, yang dibawa oleh pelaku, sehingga pelaku nekat menembak bagian kepala, dan mengakibatkan korban meninggal dunia.

Petugas Kepolisian Polres Lampung Timur, dibackup Tim Resmob Polda Lampung, hingga kini masih melakukan penyelidikan, dan berupaya memburu pelaku perampokan dan penembakan karyawan BRI-Link di Desa Tambah Subur, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur.

“Kita bersama Tim Resmob Polda Lampung, terus bekerja keras, untuk memburu dan menangkap pelaku perampokan ini,” tegas Kapolres Lampung Timur AKBP Zaky Alkazar Nasution.

Komentar
  • TERBARU
  • TERPOPULER
  • ACAK