Lampung timur – Polres Lampung Timur menggelar mediasi terkait perusakan Gereja Santo Paulus yang beralamat di Desa Sidorahayu Kec. Waway Karya Kab. Lampung Timur.
Mediasi ini dihadiri oleh wakil bupati lampung timur sdr. Azwar Hadi, Dandim 0429 Lamtim Letkol Czi Indra Puji Triwanto, camat waway karya, Ketua FKUB Lampung Timur, tokoh agama kecamatan waway karya dan Ketua Gereja Santo Paulus Christ.
Kapolres mengatakan “Hari ini sengaja memang kami forkopkimda mengumpulkan tokoh agama yang ada di Waway Karya dan sekitarnya mengingat adanya kejadian pengrusakan di salah satu tempat ibadah”
“Terlepas dari apapun motivasi pelaku saya tidak bisa menyampaikan bahwa dia gangguan jiwa atau tidak karena yang punya kapasitas itu adalah dokter ahli kejiwaan dan saat ini sedang menjalani proses observasi di RS kurungan nyawa pesawaran” tambahnya
“Yang perlu kita pahami bersama bahwa kejadian ini jangan dianggap remeh atau enteng karena jika ada orang yang berniat memprovokasi itu sangat mudah, Mari kita sama sama menjaga kondusifitas di wilayah kita paling tidak jangan sampai kita yang menjadi provokator atau menyampaikan informasi yang salah” pungkas kapolres
Wakil Bupati Lampung Timur juga menghimbau kepada tokoh tokoh yang ada, mari kita jaga wilayah kita agar aman .
“Kita tidak tau apakah perusakan gereja dilakukan secara sengaja atau tidak, intinya kita jangan terprovokasi silakan saja di selesaikan secara musyawarah dan mufakat dan di fasilitasi pemerintah daerah supaya jangan berlarut larut karena jika isu agama yang berkembang itu akan sangat berbahaya” tambahnya
Hal senada disampaikan semua tokoh agama kecamatan waway karya untuk tidak terprovokasi dengan adanya peristiawa ini,mari kita jadikan peristiawa ini sebagai tanda untuk mempererat tali persaudaraan antar umat beragama. Kita semua sepakat ingin hidup tentram di Kabupaten Lampung Timur dan akan menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak kepolisian.
(Humas Polres Lampung Timur)



